membuat-css-external

Membuat CSS External

Pada contoh-contoh sebelumnya, jenis CSS yang dibuat adalah CSS internal karena ditulis jadi satu dengan code (X)HTML nya. Perhatikan kembali contoh berikut ini :

 

<head>

<title>CSS Guide</title>

<style type=”text/css”>

p {

color: #FFFFFF;

font-family: arial;

background: #FF0000;

font-weight: bold;

}

p.group {

color: #FF0000; /* membuat warna text putih */

font-family: arial;

background: #FFFFFF; /* membuat background putih */

}

p#one {

color: blue;

font-family: “times new roman”;

}

</style>

</head>

<body>

 

CSS Guide

 

 

<p>Ini adalah paragraf 1. Ini adalah paragraf 1. Ini adalah paragraf 1.

Ini adalah paragraf 1. Ini adalah paragraf 1. </p>

<p class=”group”>Ini adalah paragraf 2. Ini adalah paragraf 2. Ini

adalah paragraf 2. Ini adalah paragraf 2. Ini adalah paragraf 2. </p>

<p class=”group” id=”one”>Ini adalah paragraf 3. Ini adalah paragraf 3.

Ini adalah paragraf 3. Ini adalah paragraf 3. Ini adalah paragraf 3.

</p>

</body>

</html>

 

Anda dapat menaruh CSS yang ada dalam code di atas ke dalam file tertentu, dengan harapan file CSS itu dapat digunakan oleh halaman web yang lain. File CSS inilah yang disebut CSS eksternal yang memiliki file extension .css

Sebagai contoh, misalnya style di atas kita simpan ke dalam file style.css

style.css

p {

color: #FFFFFF;

font-family: arial;

background: #FF0000;

font-weight: bold;

}

p.group {

color: #FF0000; /* membuat warna text putih */

font-family: arial;

background: #FFFFFF; /* membuat background putih */

}

p#one {

color: blue;

font-family: “times new roman”;

}

 

Lantas… bagaimana cara mengintegrasikan style.css tersebut ke halaman web yang kita

buat? Caranya adalah dengan memberikan perintah

<link rel=”stylesheet” type=”text/css” href=”/old-site/style.css” />

pada bagian header halaman web.

<head>

<title>CSS Guide</title>

<link rel=”stylesheet” type=”text/css” href=”/old-site/style.css” />

</head>

<body>

 

<p>Ini adalah paragraf 1. Ini adalah paragraf 1. Ini adalah paragraf 1.

Ini adalah paragraf 1. Ini adalah paragraf 1. </p>

<p class=”group”>Ini adalah paragraf 2. Ini adalah paragraf 2. Ini

adalah paragraf 2. Ini adalah paragraf 2. Ini adalah paragraf 2. </p>

<p class=”group” id=”one”>Ini adalah paragraf 3. Ini adalah paragraf 3.

Ini adalah paragraf 3. Ini adalah paragraf 3. Ini adalah paragraf 3.

</p>

</body>

</html>

 

Dengan konsep ini, Anda dapat menggunakan CSS eksternal yang berasal dari situs web lain untuk mengatur style halaman web Anda, dengan cara menambahkan URL secara lengkap pada atribut href nya.

<link rel=”stylesheet” type=”text/css” href=”http://…/style.css” />

t_echo-error-php

Parse error: syntax error, unexpected T_ECHO in

Jenis error program ini merupakan error yang paling sering ditemui. Penyebabnya karena kurang menambahkan titik-koma ( ; ) pada akhir suatu perintah (statement). Solusi dalam mencari letak kesalahan programnya membutuhkan kejelian dan ketelitian. Namun demikian, umumnya akan ditunjukkan baris dimana error tersebut muncul. Mulailah dari baris tersebut, namun tidak selamanya penyebab kesalahan berada pada baris yang ditunjukkan. Terkadang penyebab kesalahan justru berada di baris atas atau sebelumnya.
Continue reading “Parse error: syntax error, unexpected T_ECHO in”